Tuesday, August 16, 2011

KERANGKA PENULISAN LAPORAN PRAKERIN TKJ


Cover
(sampul depan plastik warna biru, logo sandikta, lokasi PKL, nama siswa)
Lembar Pengesahan
(berisi: tandatangan pimpinan tempat industri, pembimbing tempat industri, guru pembimbing, dan kepala sekolah)
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Gambar
Daftar Tabel
BAB I : Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan dan Manfaat
1.3 Lokasi, waktu dan tempat kerja praktek
(lengkapi dengan denah lokasi, foto perusahaan, foto ruang kerja)
BAB II : Gambaran umum
2.1 Sejarah organisasi/perusahaan
2.2 Struktur organisasi dan bidang usaha
BAB III : Aktivitas Pelaksanaan Praktek Kerja Industri
3.1 Uraian Kegiatan
(dilengkapi dengan gambar peralatan dan foto kegiatan)
3.2 Hasil Pengamatan
Berisi permasalahan atau kendala yang dihadapi atau ditemui selama di lokasi
PKL. Masalah ini bisa saja terjadi dengan manusia, peralatan, waktu, jarak,
kondisi lingkungan kerja dll.
3.3 Pemecahan masalah
Berisi tentang bagaimana cara menghadapi permasalahan yang dihadapi.
BAB IV : Kesimpulan dan saran
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
Daftar Pustaka
Lampiran

Ketentuan pengetikan:
- Jenis kertas A4 70 gram
- Jenis huruf Tahoma ukuran 12
- Judul bab huruf Tahoma ukuran 14
- sub bab huruf tahoma ukuran 12 (Bold)
- Spasi 1,5 lines
- Margin:
Top = 4 cm
Bottom = 3 cm
Left = 4 cm
Right = 3 cm

KATA PENGANTAR

Penulis memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyusun laporan tugas akhir. Laporan ini disusun dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai Instalasi Jaringan, Instalasi PC (Personal Computer), Instalasi Server dan Perawatan PC. Selain itu, laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat Kelulusan Uji Kompetensi tahun 2008 / 2009.
Penyusunan laporan tugas akhir ini, tentunya tidak lepas dari bimbingan dan arahan dari berbagai pihak, khususnya guru pembimbing mata diklat Produktif Teknik Informatika. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan laporan tugas akhir ini, diantaranya :
1. Bapak Agus Gusanto, SPd, selaku kepala SMK PGRI 109
2. Bapak Nurdiana, selaku ketua program keahlian Teknik Informatika.
3. Ibu Herni, SE, selaku pembimbing pembuatan laporan.
4. Kepada orang tua yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil.
5. Kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan walaupun penulis telah bekerja dengan maksimal. Maka dari itu, penyusun mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak guna perbaikan selanjutnya.
Akhirnya penyusun berharap mudah-mudahan segala amal baik dan dukungan mereka menjadi suatu ibadah dan mendapat ganjaran yang setimpal dari Allah SWT, Amin....


BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
            Praktek Kerja Industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi para siswa, yang memadukan antara pendidikan di Sekolah dengan pendidikan di Dunia Industri yang diperoleh dengan melakukan praktek kerja secara langsung dan terarah untuk menambah keahlian tertentu. Tujuan utama pendidikan kejuruan adalah mempersiapkan lulusan untuk dapat bekerja secara mandiri.
Setiap siswa lulusan SMK dituntut untuk mempunyai suatu keahlian dan siap kerja Karena lulusan SMK biasanya belum diakui oleh pihak dunia usaha/industri oleh karena itu diadakan suatu program pendidikan sistem ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan praktek kerja industri (PRAKERIN) agar setiap siswa lulusan SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha sebelum memasuki dunia usaha tersebut secara nyata setelah lulus sekolah.Pada saat ini tekhnologi komunikasi berperan penting dalam kehidupan kita terutama dalam dunia global.Oleh karena itu tekhnologi komunikasi dapat mempermudah dalam mentransaksi data berinvestasi, perbankan dan pendidikan.Oleh karenanya kami membangun sebuah jaringan WAN yang akan langsung menggunakan tekhnologi VSAT yang nantinya akan konrksi ke satelit PALAPA C2,dan dengan di bangunnya jaringan ini kami berharap dapat meningkatkan dunia jaringan khususnya di Indonesia dan perkantoran, sehinga lebih mudah dalam berkomunikasi antar perusahaan dengan memanfaatkan tekhnologi ini.
Perkembangan tekhnologi dari waktu ke waktu telah mengalami banyak peningkatan. salah satunya tekhnologi informasi berupa komunikasi data dan suara.Dengan adanya komunikasi data dan suara tersebut, kita dapat mempermudah untuk melakukan berbagi akses dan transaksi data baik dalam bentuk data maupun suara baik dalam negri maupun luar negri.Dapat di simpulkan bahwa komunikasi tersebut memegang peranan penting dalam kehidupan kita, terutama untuk berbagai kalangan atau bisnis.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan Laporan Proyek Kerja (LPK) ini diantaranya yaitu :
Untuk memenuhi salah satu syarat mengikuti Uji Kompetensi.
Agar siswa-siswi memberikan bukti secara tertulis bahwa telah melaksanakan dan mengikuti Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Agar bisa melakukan instalasi komputer dan jaringan, serta dapat memperbaiki komputer yang rusak.
Mengembangkan pola pikir yang lebih maju
Tujuan+ +
1.  Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, ketrampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan keja.
2.  Memperkokoh link and match antara sekolah dengan dunia kerja.
3.  Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihabn tenaga kerja yang berkualitas profesional.
4.  Memberi pengakuan dan peghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.
5.  Siswa mampu memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang didapatkan di Sekolah dan diterapkan pada Dunia Usaha.
6.  Menambah pengalaman dan pengetahuan siswa dalam melaksanakan PRAKTEK KERJA INDUSTRI.
1.3 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara melakukan Instalasi PC dan Jaringan menurut SOP?
2. Bagaimana cara memperbaiki PC dan Jaringan menurut SOP?
1.  Untuk mengetahui perkebangan siswa selama mengikuti Praktek Kerja Industri.

2.  Sebagai pertanggung jawaban atas tugas yang diberikan Sekolah kepada para siswa sehubungan dengan pelaksanaan PRAKERIN.
3.  Menambah perbendaharaan perpustakaan Sekolah dan sebagai pengetahuan bagi siswa angkatan selanjutnya.
4.  Sebagai latihan bagi siswa dalam membuat sebuah laporan kegiatan.
5.  Sebagai bukti bahwa siswa telah melakukan praktek yang di lakukan di DUDI (Dunia Industri).
6.  Sebagai syarat mengikuti Ujian Nasional. Untuk mengetahui perkembangan siswa selama mngikuti praktek di dunia usaha/industri.

1.4 Tekhnik Pengumpulan Data
Ada beberapa tekhnik pengumpulan data anatara lain :
Jurnal yang diberikan sekolah
Pembimbing bengkel
Menelaah buku-buku yang ada kaitannya dengan masalah yang penulis akan di bahas
Dari internet

1.5 Kerangka Laporan / Sistematika Laporan
Kerangka laporan terdiri dari :

1.6 Lokasi Objek Waktu Pelaksanaan
Penyusun melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Budi Luhur Cimahi, dan
Waktu pelaksanaan mulai PRAKERIN yaitu mulai tanggal 1 Juli s/d 1 November 2008. Dan waktu masuk kerja pukul 08.00 WIB dan pulang kerja pukul 15.00 WIB. Mengenai jam pulang sesudah beresnya pekerjaan atau perintah dari pemilik bengkel. Libur dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu serta hari-hari besar keagamaan.

1.7 Sasaran pokok Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)
  Melihat  kenyataan  diatas,  Dikmenjur  menetapkan  strategi  operasional  yang  berdasarka  kepada  kebijakan  “Link  and  Match”  (kesesuaian  dan  kesepadanan)  Departemen  Pendidikan  dan  kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai  dengan  ketentuan-ketentuan  yang  tertuang  dalam  Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun  1990  tentang  Pendidikan  Menengah,  PP  Nomor  39  1992  tentang Peran serta Masyarakat dalam PendidikanNasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Seklah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK.


A. Waktu
Adapun waktu untuk melaksanakan Praktik kerja industri (PRAKERIN) adalah mulai  dari  tanggal  2  Januari  s/d  28 Februari  2010.  Praktik  kerja  industri  di CV. Mizan  dimulai  dari  pukul  07.30  WIB  – 17.00 WIB yang terdapat jam istirahat pukul 12.00 WIB - 13.00 WIB dan 15.30 WIB – 16.00
B. Tempat
Tempat  yang  dipergunakan  untuk  pelaksaan  Praktik  Kerja  Industri (PRAKERIN)  adalah  Di
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Mengenai Komputer dan Sejarahnya
----------------------------------------------------------------------------------------


2.2 Perangkat Keras dan Perangkat Lunak Komputer

2.2.1 Perangkat Lunak
Perangkat lunak atau piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai 'penterjemah' perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras. Perangkat lunak ini dibagi menjadi 3 tingkatan: tingkatan program aplikasi (application program misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi (operating system misalnya Microsoft Windows), dan tingkatan bahasa pemrograman (yang dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan).
Perangkat lunak adalah program komputer yang isi instruksinya dapat diubah dengan mudah. Perangkat lunak umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras (yang sering disebut sebagai device driver), melakukan proses perhitungan, berinteraksi dengan perangkat lunak yang lebih mendasar lainnya (seperti sistem operasi, dan bahasa pemrograman), dan lain-lain.

2.2.2 Perangkat keras

Bagian papan induk (motherboard) dari suatu perangkat keras komputer

Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
a. Papan sistem/papan induk - yang merupakan tempat CPU, memori dan bagian lainnya, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.
b. RAM - tempat penyimpanan data jangka pendek, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC
Buses: Bus PCI
Bus ISA
USB
AGP
c. ROM (Read Only Memory) - di mana firmware diletakkan
d. CPU (Central Processing Unit) - sebagai otak dan bagian utama komputer
e. Power supply - sebuah kotak yang merupakan tempat transformer, kontrol voltase dan kipas
f. Pengontrol penyimpanan - dari jenis IDE, SCSI atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan.
g. Pengontrol penampilan video - yang memproduksi output untuk komputer display
h. Pengontrol komputer bus - (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner
Beberapa jenis penyimpanan komputer:
* CD - tipe paling umum media yang dapat dilepas, murah tapi mudah rusak.
- CD-ROM
- CD-RW
- CD-R
* DVD
- DVD-ROM
- DVD-RW
- DVD-R
* Floppy disk
i. Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.
j. Hard disk - untuk penyimpanan data jangka panjang
k. Kartu suara - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker.
l. Jaringan komputer - untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya.
m. Modem - untuk koneksi tekan-tombol.
n. Kartu network - untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain.
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.
Input
Keyboard
Alat penunjuk
Mouse
Trackball
Joystick
Gamepad
Scanner gambar
Webcam
Tablet Grafis
Output
Printer
Speaker
Monitor
Jaringan/Networking
Modem
Kartu network

2.3 Merakit Komputer

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:1. Penyiapan motherboard 2. Memasang Prosessor 3. Memasang heatsink 4. Memasang Modul Memori 5. Memasang Motherboard pada Casing 6. Memasang Power Supply 7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing 8. Memasang Drive 9. Memasang card Adapter 10. Penyelesaian Akhir
2.3.1 Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

2.3.2 Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda :
Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci. Jenis Slot
- Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard.
- Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
- Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

2.3.3 Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.
Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.
Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
2.3.4 Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.
Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.
Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut :
2.3.4.1 Jenis SIMM- Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.- Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot.
- Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

2.3.4.2 Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan :
- Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
- Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
- Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

2.3.5 Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

2.3.6 Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik.
Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

2.3.7 Memasang Kabel Pada Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

2.3.8 Memasang Driver
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu).
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
- Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

2.3.9 Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.
Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard.
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

2.3.10 Penyelessaian Akhir
- Pasang penutup casing dengan menggeser
- Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
- Pasang konektor monitor ke port video card.
- Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada
- Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
- Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

2.4 BIOS (Basic Input Output System)

BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
Memuat dan menjalankan sistem operasi
Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος).

BAB III
INSTALASI PC (Personal Computer)

“PERAWATAN KOMPUTER”
1. Tujuan
·      Peserta diklat mampu merawat komputer dengan prosedur yang baik dan benar.
·      Peserta diklat mampu menentukan perawatan yang tepat untuk permasalahan yang berbeda pada computer.
·      Peserta diklat mampu menentukan alat dan bahan yang tepat untuk melakukan perawatan pada tiap komponen PC.
1. Alat dan Bahan
Alat :
·      Kuas
·      Obeng
·      Penyedot debu mini (vacuum cleaner)
·      Penghapus
·      Kain

Bahan :
    1 unit PC

2 comments:

  1. Wow lengkap banget nih.... Tapi kenapa ga bikin file downloadnya aja ? biar lebih simplee :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. OK, broo ..makasih atas kritik membangunnya.

      Delete